Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Desa Tanjung Raya, Tim Damkarmat OKU Selatan Dikerahkan

Muaradua, OKU Selatan – RadarOKURaya.id
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Kebakaran dilaporkan terjadi pada hari Jumat, 19 Agustus 2026, pukul 23.05 WIB,di Jalan Raya Pulau Beringin, Desa Tanjung Raya, Kecamatan Buay Sandang Aji.

Menindak lanjuti hal itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DISDAMKARMAT) OKU Selatan mengerahkan Regu I Muaradua untuk menuju lokasi. Pengerahan dilakukan atas permintaan BPBD OKU Selatan guna membantu memadamkan api yang sedang berkobar.

Tim Regu I langsung dipimpin oleh Kepala Dinas Damkarmat OKU Selatan, Zainal Abidin, S.M., didampingi jajaran pejabat dan personel yang terdiri dari Rison Effendi, SE (Kabid Pemadaman), Syarifudin, SE (Kasi Operasional), Ali Hasan, SE (Kasi Pemadaman), Suhirin, SE (Kasi Penyelamatan), serta para anggota tim lainnya antara lain Herman (Danru), Hasan Azhari, Riduan Afriawan, Parlan Aji Gunawan, Fredy Frima, Ponijan, Antoni, Evan Nopianto, Andi Irawan, Nopan Frasena, M. Syaipudin, dan Aprianto.

Bertindak sebagai Komandan Regu (Danru) adalah Herman.

” Kami mendapatkan informasi langsung melalui telepon dari Kepala Dinas Damkarmat, yang menyampaikan bahwa BPBD OKU Selatan meminta bantuan untuk memadamkan kebakaran di Desa Tanjung Raya, karenanya Tim segera bergerak menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman secara intensif.” Ujar Herman Danru Tim Tegu I Damkatmat Oku Selatan.

Dari Upaya pemadaman berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut akhirnya api berhasil dikuasai dan dipadamkan, walaupun Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material akibat kebakaran lahan belum dapat dipastikan.

Atas terjadinya kebakaran tersebut, Kepala Dinas Damkarmat OKU Selatan, Zainal Abidin, S.M., mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, terutama di area yang rawan kebakaran.

“Kami mengingatkan warga agar tidak membakar lahan atau sampah di area terbuka, terlebih dalam cuaca yang sedang kering. Hal ini sangat berisiko memicu kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan,” ujar Zainal Abidin.( ROR/ JAM).