Muaradua OKU Selatan, – RadarOKURaya.Id,- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, kali ini, si jago merah beraksi di Jalan Raya Batu Raja, Lingkungan 7, Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026, dan pada pukul 15.51 WIB, api dilaporkan telah membesar dan mulai mendekati kawasan permukiman warga, sehingga memicu kekhawatiran akan meluasnya dampak kebakaran.
Mendapatkan informasi warga tersebut, Regu I Posko Muaradua Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DISDAMKARMAT) OKU Selatan langsung bergerak cepat. Tim bahkan terpaksa meninggalkan barisan Pawai Pembangunan Kabupaten OKU Selatan yang sedang diikuti, guna secepatnya menuju lokasi kejadian.
Dua unit mobil pemadam kebakaran segera dikerahkan beserta sejumlah personel yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Damkarmat OKU Selatan, Zainal Abidin, S.M., didampingi Kabid Pemadaman Rison Effendi, S.E., serta Kasi Penyelamatan Suhirin, S.E.
Sesampainya di lokasi, tim segera menurunkan peralatan dan melakukan penindakan langsung ke titik api. Berkat kecepatan dan ketangkasan personel dalam melakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang lebih 20 menit. Upaya ini sekaligus mencegah meluasnya kebakaran yang sempat mengancam pemukiman warga di sekitar Kelurahan Kisau.
Kepala Dinas Damkarmat OKU Selatan, Zainal Abidin, S.M., memuji respons cepat dan kesigapan seluruh personel yang segera berangkat ke lokasi begitu menerima laporan.
“Kesigapan dan kecepatan penanganan menjadi kunci agar api tidak meluas dan membahayakan warga. Meskipun sedang dalam rangkaian kegiatan lain, prioritas utama kami adalah keselamatan dan penanganan darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Herman selaku Komandan Regu (Danru) Regu I Muaradua menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara terkoordinasi dan terpadu. “Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik antar personel dan arahan langsung dari pimpinan, api dapat segera dipadamkan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ungkap Herman.(ROR/JUM),

