Karhutla di Jalan Raya Pemkab–Jagaraga Berhasil Dipadamkan, Tim Damkarmat OKU Selatan Diberi Pujian

Muaradua, OKU Selatan,RadarOkuRaya.id – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, tepatnya di pinggiran Jalan Raya Pemkab–Jagaraga, area Simpang Serakat, pada Selasa, 25 Agustus 2026, pukul 17.40 WIB. Kejadian ini segera ditindaklanjuti oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DISDAMKARMAT) OKU Selatan, Regu I Muaradua.

Kepala Dinas Damkarmat OKU Selatan, Zainal Abidin, S.M., langsung memimpin operasi pemadaman di lokasi, didampingi oleh Kasi Operasional, Syarifudin, S.E. Dalam penanganan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari jajaran pejabat dan personil DISDAMKARMAT serta dibantu oleh pihak BPBD bergerak cepat menuju titik api untuk mencegah meluasnya kebakaran, mengingat lokasi berada di pinggir jalan raya dan cuaca yang masih kering akibat musim kemarau.

Operasi pemadaman berlangsung cepat dan tertib, hanya memakan waktu sekitar 40 menit hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan dan respons cepat tim penanggulangan kebakaran di tengah maraknya kasus Karhutla yang terjadi di berbagai titik di OKU Selatan selama bulan Agustus 2026.

Personil yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Kabid Pemadaman Rison Effendi, S.E., Kasi Pemadaman Ali Hasan, S.E., Kasi Penyelamatan Suhirin, S.E., serta Danru Herman, Hasan Azhari, Riduan Afriawan, Parlan Aji Gunawan, Fredy Frima, Ponijan, Antoni, Evan Nopianto, Andi Irawan, Nopan Frasena, M. Syaipudin, dan Aprianto.

Kepala Dinas Damkarmat Zainal Abidin, S.M., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personil yang telah bekerja keras dan sigap dalam setiap penanganan titik api yang muncul. “Kecepatan dan ketepatan kita merespons setiap laporan sangat menentukan agar Karhutla tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujarnya.

Pihaknya juga kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, mengingat kondisi cuaca yang masih panas dan kering sehingga api dapat dengan cepat merambat ke area yang lebih luas. Masyarakat yang melihat adanya titik api atau asap dimohon segera melaporkannya ke pos pemadam kebakaran terdekat agar dapat segera ditangani..(ROR/ JUM).